Mohammad Abdul Khafid, mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan (2016), Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) kembali berhasil lolos untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal internasional yang terindeks Scopus (Q1) setelah mewakili Tim Peneliti LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta yang di ketuai oleh Dr. Heru Sigit Purwanto (Ketua LPPM UPNYK) dan menjadi presenter pada acara konferensi internasional The 1st Dinasti International Conference on Digital Business and Management – (DICDBM 2020, pada tanggal 20 Februari 2020 di The Papandayan Hotel, Bandung.

DICDBM 2020 adalah kegiatan konferensi internasional yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Winaya Mukti untuk menyatukan para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk mendiskusikan masalah, mengatasi tantangan, mengembangkan secara profesional, berbagi pendapat, mencari solusi, dan menggali peluang di bidang bisnis, manajemen, pariwisata digital untuk menyambut penelitian bisnis era 5,0.

Kegiatan seminar internasional yang digelar pertama kalinya ini dihadiri oleh peneliti, dosen, magister dan mahasiswa sarjana dari Indonesia maupun luar yaitu Spanyol, Mesir, Inggris, Malaysia, Singapura, China, Jepang, Brunei, Thailand, Jerman dan negara dari benua Afrika.

Khafid menjadi satu-satunya perwakilan UPNVY yang lolos proses seleksi yang cukup ketat dan panjang. ”Dari ribuan mahasiswa yang mendaftar dari seluruh dunia, hanya beberapa saja yang diterima, hal ini menjadi salah salah satu pemicu semangat saya untuk dapat menampilkan yang terbaik selama program berlangsung,” jelasnya.

Sebelum melakukan presentasi M.Abdul khafid telah lolos seleksi tahap administrasi dan fullpaper penelitian.

Khafid dan Tim Dosen Penliti LPPM UPNYK meneliti tentang “Geosite Potential Assessment For Development of Geotourism and Adventure Tourism: A Case Study Of Sepakung Area, Semarang Regency, Central Java Province, Indonesia”   Penelitian di lakukan di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini merupakan tentang penilaian kelayakan situs geologi daerah sepakung dan sekitarnya untuk di lakukan pengembangan geowisata dan potensi wisata petualangan (flying fox) pada daerah Candi Dukuh yang berwawasan lingkungan. Hasilnya menunjukan bahwa ketujuh tempat yang telah dilakukan penilaian, terdapat enam lokasi yang dinyatakan layak untuk menjadi geowisata yaitu Candi Dukuh, Danau Rawa Pening, Mata Air Hangat Candi Dukuh, Kaldera Gunung Suropati, Lembah Sesar Kali Pancur, dan Air Terjun Sesar Kali Pancur. Berdasarkan hasil penilaian situs ini, dapat diusulkan kepada pihak terkait geowisata berbasis pendidikan (laboratorium alam) dan wisata petualangan dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan dan aspek keamanan dari segi kecepatan angina dan kekuatan batuan penyangga.

“Alasan mengangkat tema penelitian tersebut dikarenakan banyak potensi wisata di berbagai daerah di Indonesia yang belum dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.” Jelasnya.

Pada konferensi ini khafid dan tim peneliti LPPM UPNYK berkesempatan mempresentasikan karyanya di depan delegasi dari berbagai negara dan berhasil lolos untuk publikasi Jurnal Internasional (Terindeks Scopus Q1)