Air merupakan suatu kebutuhan yang utama (primer). Ketersediaan air merupakan suatu komponen yang mutlak (sangat penting) bagi bagi seluruh aktivitas manusia di bumi seperti kegiatan belajar mengajar dan segala aktivitas pendukungnya di UPN “Veteran” Yogyakarta.

Pentingnya keberadaan air tersebut mendorong semua universitas di Indonesia atau bahkan di dunia untuk melakukan suatu konservasi, dengan tujuan agar keberadaan air dapat selalu terjaga. Keberadaan atau ketersediaan air tersebut sangat berguna bagi aktivitas manusia baik di dalam lingkup universitas maupun di luar lingkup universitas.

Berdasarkan hal tersebut, UPN “Veteran” Yogyakarta sudah melakukan beberapa langkah/kegiatan konservasi guna mengurangi aliran permukaan akibat pembangunan infrastruktur dan memperbesar kemungkinan masuknya air kedalam tanah (infiltrasi). Cara pembesaran nilai infiltrasi dilakukan dengan beberapa cara antara lain memperbesar kapasitas infiltrasi dengan penanaman tanaman serta menambah volume air yang masuk ke dalam tanah pada daerah yang memiliki nilai infiltrasi kecil.

Penentuan konservasi tersebut dilakukan dengan dasar dari perkiraan volume aliran air permukaan (run off) yang terjadi. Kemudian besarnya aliran air permukaan, dilakukan suatu kegiatan konservasi agar aliran air permukaan tersebut dapat masuk ke dalam tanah. Selain daripada itu, kemudian dihitung juga berapa besar volume air bawah permukaan yang diambil untuk memenuhi kegiatan belajar-mengajar agar mengetahui berapa banyak air bawah permukaan tersebut berkurang.

Jumlah Lubang Resapan Biopori yang di buat ada 20 lubang, dengan rincian :

  1. 7 Lubang terletak di barat masjid,
  2. 6 Lubang dekat parkir Fakultas Teknologi Mineral
  3. 4 Lubang di dekat Dekanat Fakultas Teknologi Mineral
  4. 3 Lubang di Gedung Nyi Ageng Serang

 

Secara umum, 1 Lubang Resapan Biopori yang dapat menampung/meresapkan air sebesar 0,25 m3. Jadi apabila di totalkan, volume air yang dapat ditampung/diresapkan dengan Lubang Resapan Biopori sebesar 5 m3.

Selain adanya lahan dengan berbagai tanaman yang juga berfungsi sebagai recharge area dengan luas 72.176 m2, ditambah dengan Lubang Resapan Biopori pada daerah yang berpotensi terjadinya genangan, maka UPN “Veteran” Yogyakarta telah melakukan beberapa kegiatan konservasi air.


Ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di kampus utama UPN “Veteran” Yogyakarta Condong Catur adalah 72.176 m2 dan UPN “Veteran” Yogyakarta Babarsari adalah 4.913 m2. Dengan total luas UPN “Veteran” Yogyakarta 178.900 m2, maka persentase RTH yang ada di kampus UPN “Veteran” Yogyakarta adalah 43,09 %. Dengan jumlah curah hujan sebesar 2.649 mm/tahun dan koefisien run off sebesar 0,3 maka RTH ini dapat menyimpan air sebesar 142.946 m3